FORBITAS Cepat Tanggap, salurkan donasi kemanusiaan ke rekening BCA : 0670024024 a/n Tri Nurhati (Bendahara FORBITAS)

Tuesday, August 18, 2020

FORBITAS Gelar Independence Riding Day 2020


Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, Bikers Tangerang Selatan yang tergabung dalam Forum Bikers Tangerang Selatan (FORBITAS) gelar Independence Riding Day 2020.

Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, dibawakan sedikit berbeda oleh para biker di Kota Tangerang Selatan. Dengan mengadakan sebuah event bernama Independence Riding Day 2020, puluhan biker riding seraya mengkampanyekan keselamatan berkendara.

Kegiatan diawali dengan riding bareng, yang mengambil titik start di pelataran Kantor Kecamatan Pamulang. Puluhan biker ini berkeliling kota Tangsel, menyusuri ruas jalan Pamulang – BSD – Bintaro dan berakhir di FORBITAS - Bikers Education and Information Center (Sekretariat) di kawasan Ciputat.


Usai beristirahat sejenak, sesuai anjuran Pemerintah, para biker ini menggelar upacara pengibaran bendera merah-putih. Upacara sederhana ini terasa khidmat, sambil menyanyikan lagu 'Indonesia Raya' para biker mengambil sikap hormat yang ditujukan kepada bendera merah-putih.

Upacara ditutup dengan mengheningkan cipta. Usai upacara, para biker melanjutkan kegiatan dengan sesi edukasi yang dibawakan oleh tiga narasumber. Diantaranya adalah Bro Aldrin Ramadian (Ketua IMI Korwil Tangsel), Bro Ikmal (Rifat Drive Lab) dan Bro Reza (Jurnalis Zonabikers.com).

“Momentum ini sekaligus juga dijadikan sebagai ajang silaturahmi antar bikers, di Kota Tangerang Selatan. Selain itu, melalui kegiatan ini kami menyampaikan beberapa agenda kegiatan FORBITAS yang akan digelar. Diantaranya adalah, kegiatan sosial dan juga Bikers Camp yang akan diadakan pada bulan Oktober mendatang,” jelas Bro Abdul Rohim selaku Ketua Pelaksana Kegiatan.

Dalam kesempatan kegiatan ini, bikers dijejali dengan berbagai edukasi yang dibawakan oleh para narasumber yang hadir.


“Kita berharap, tak hanya sekedar riding semata, melalui kegiatan ini bikers paham akan makna kemerdekaan yang sesungguhnya. Untuk itu, kita adakan sesi diskusi ringan sambil bertukar pengetahuan,” pungkas Bro Dede Mansyur selaku Sekjen FORBITAS.

Share:

Friday, May 1, 2020

PSBB Di Tangsel Resmi Diperpanjang, Pelanggaran Akan Ditindak Tegas



Pengendalian Sosial Berskala Besar (PSBB) di kota Tangerang Selatan resmi diperpanjang hingga batas waktu yang ditentukan oleh Gubernur Banten.

Hal ini disampaikan oleh Walikota Tangerang Selatan Hj. Airin Rachmi Diany. Sesuai dengan Keputusan Walikota nomor 338/kep.137-huk/2020 tentang perpanjangan pemberlakukan pelaksanaan PSBB.

"Kami putuskan memperpanjang pelaksanaan PSBB mulai Sabtu, 2 mei 2020 sampai dengan batas waktu yang ditentukan dalam keputusan Gubernur Banten terkait dengan PSBB," Jelas AIrin.

Airin mengakui, pelaksanaan PSBB tahap pertama di kotanya belum sepenuhnya dipatuhi oleh masyarakat dan  pelaku usaha.  Tingkat pelanggaran juga masih tinggi dari pengendara yang tidak menggunakan masker hingga pelaku usaha yang bandel beroperasi tanpa mengindahkan protokol COvid-19.

"Seperti kata Pak Presiden, kunci keberhasilan PSBB, kedisiplinan semua pihak menjalankan. Kami berharap dengan perpanjangan ini, kedisplinan masyarakat Tangsel akan meningkat, sehingga kita bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Tangsel," ucapnya.

Untuk menjamin pelaksanaan PSBB tahap 2 lebih efektif, bagi para pelanggar akan dikenakan sanksi keras. Hal demikian untuk memunculkan efek jera agar kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat meningkat lebih tinggi dibanding PSBB tahap pertama.

"Saya berharap betul kita semua disiplin. Kami di jajaran Pemkot bersama dengan Polres dan Kodim di periode ini kita akan meningkatkan pendisiplinan baik perusahaan-perusahaan yang masih beroperasi maupun masyarakat yang masih berkerumun," tuturnya.

Dalam Perwal Nomor 13 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB Dalam Rangka Penanganan Covid-19 disebutkan, ada sejumlah sanksi administratif bagi para pelanggar. Hal itu tertuang dalam Bab VI, Pasal 28 ayat (1).

"Setiap orang atau badan yang melanggar ketentuan Pasal 8, Pasal 9 ayat (3), Pasal 10, Pasal 11, Pasal 12, Pasal 13 ayat (1) dan ayat (2), Pasal 14 ayat (3), Pasal 17 ayat (2) sampai dengan ayat (5), Pasal 18, Pasal 20 ayat (1) dan ayat (2) dapat dikenakan sanksi administratif," bunyi ayat (1) Pasal 28 Perwal tersebut.

Sanksi administratif itu berupa 8 poin, yaitu teguran lisan, peringatan tertulis, pengamanan barang dan atau alat yang berpotensi menimbulkan pelanggaran, pembubaran, pemberhentian sementara kegiatan, pembekuan izin, pencabutan izin, dan/atau tindakan lain yang bertujuan menghentikan pelanggaran

Meski begitu, para pelanggar bisa saja dijerat ketentuan perundangan lainnya bila dinilai mengharuskan. Sebagaimana tertera pada ayat (3) pasal yang sama yakni "Selain sanksi administratif sebagaimana dimaksud pada ayat (1), setiap orang atau badan dapat dikenakan sanksi lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," bunyi ayat (3) Pasal 28.

"Mari sama-sama kita tingkatkan kedisiplinan, agar virus Covid ini bisa berakhir. Karena dengan kedisiplinanlah kita bisa memutus rantai penyebarannya," tuturnya.
Share:

Bikers Kok Beli Mesin Jahit, Buat Apa?

Sebuah kabar gembira disampaikan oleh Sekjen FORBITAS, Bro Dede Mansyur. Diawal bulan Mei 2020 ini, FORBITAS memiliki jenis usaha baru guna melengkapi divisi usaha dari Forum Bikers Tangerang Selatan.

Divisi usaha FORBITAS baru-baru ini membeli dua unit mesin jahit, dimana kedua alat jahit ini akan dipergunakan sebagai alat edukasi dan usaha bagi FORBITAS.

Dua unit alat jahit ini dipercayakan pengelolaannya kepada Bro Yudha dari Kaum Byson Tangerang Selatan (KABYTAS). Bro Yudha yang sebelumnya memang berprofesi sebagai penjahit akan mengelola dua unit alat jahit ini guna keperluan berbagai hal.

"Kita sengaja mengadakan dua alat jahit ini sebagai alat edukasi dan usaha bagi FORBITAS. Kedepan kami ingin adakan pelatihan menjahit baik untuk para bikers maupun mitra dari FORBITAS sendiri. Diharapkan dengan adanya alat ini bisa jadi media bagi para bikers dalam mengembangkan bakat maupun usahanya.

Guna kebutuhan edukasi, bagi para Bikers yang ingin berlath dan menguasai pengetahuan seputar menjahit bisa langsung menghubungi Bro Yudha. Dalam kesempatan ini, bro Yudha akan berbagi ilmunya tentang menjahit.
Sementara itu, dengan adanya alat jahit ini Bro Yudha siap menerima job menjahit pakaian. Dimana, sebagian dari pendapatan jasa menjahit akan masuk sebagai kas dari FORBITAS yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional FORBITAS dan kegiatan sosial.

Nah, untuk sahabat bikers yang ingin belajar lebih banyak ilmu menjahit atau ingin membuat pakaian seragam, bisa langsung menghubungi Bro Yudha di nomor 0878 19340850
Share:

Thursday, April 30, 2020

PSBB di Tangerang Selatan Bakal Diperpanjang


Sebagaimana diketahui sebelumnya, pemerintah kota Tangerang selatan memberlakukan Pengendalian Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 14 hari mulai dari 18 April hingga 1 Mei 2020.

Saat ini beredar informasi, masa pemberlakukan PSBB akan diperpanjang kembali.Kemungkinan perpanjangan ini disampaikan langsung oleh Wakil Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie.

Keputusan perpanjangan sejalan dengan permintaan dari Gubernur Banten, Wahidin Halim yang meinta PSBB di Tangerang Raya untuk diperpanjang guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Kemungkinan besar baka diperpanjang jika melihat indikator yang ada yang pertama Bapak Gubernur sudah bilang bahwa PSBB tangerang Raya diperpanjang," ujar Benyamin Davnie, dikutpi dari Kompas.com.

Keputusan perpanjang diambil juga dikarenakan masih banyak pelanggaran yang dilakukan masyarakat selama masa PSBB periode pertama dilangsungkan.

"Banyak yang masih tidak menggunakan masker. Kemudian juga masih banyak yang berkerumun. Masih banyak yang keluar rumah walaupun tidak dalam keperluan yang mendesak. Ini yang masih kita evaluasi," tegas Benyamin.

Pemkot Tangsel bersama tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 masih membahas perihal jangka waktu perpanjangan PSBB di kota Tangerang Selatan.

Benyamin menjelaskan, untuk menentukan waktu itu berkaitan dengan teknis medis yang merujuk pada jumlah kasus kejadian Covid-19.

"Untuk menentukan waktu PSBB 14 hari taua 28 hariitu berdasarkan pertimbangan teknis medis dan kepolisian," pungkasnya


Share:

Tuesday, April 28, 2020

3 Kecamatan di Kota Tangsel Ini Catatkan Kasus Covid-19 Terbanyak



Kecamatan Pondok Aren, Pamulang dan Ciputat menjadi 3 besar wilayah Tangerang selatan yang paling banyak ditemukan kasus Covid-19. 

Sebagaimana dikutip dari laman resmi gugus tugas lawancovid19.tangerangselatankota.go.id, tercatat ada sebanyak 35 kasus di wilayah Kecamatan Pondok Aren.

Sementara itu, Kecamatan Pamulang mencatatkan ada 13 kasus positif Covid-19 dan Kecamatan Ciputat tercatat 11 kasus.

Selain itu, Kecamatan Serpong Utara dan Ciputat Timur mencatatkan masing-masing ada 8 kasus positif covid-19.

Angka kematian akibat Covid-19 menurut data yang diunggah pada hari Senin,27 April 2020 mencatatkan 27 orang warga Tangerang Selatan meninggal dunia akibat Covid-19.

Hingga kini total ada 86 kasus positif Covid-19 di kota Tangerang Selatan, 381 orang dalam status PDP dan 960 orang dalam status ODP.

Ayo bersama peranggi Covid-19, gunakan masker saat keluar rumah dan budayakan hidup bersih.


Share:

Sunday, April 26, 2020

Dalgona Coffee ala Andrie Jhony Nikmati Kesegaran di Setiap Tegukan


Dalgona Coffee. Racikan kopi Dalgona Coffee ini populer di media sosial beberapa waktu lalu. Minuman segar dengan campuran kopi dan susu yang terkenal lewat TikTok itu bisa dibuat di rumah dan menjadi alternatif minuman saat physical distancing di masa pandemi virus corona seperti saat ini. 

Dalgona coffee populer setelah pada sebuah acara TV di Korea pada Januari 2020 lalu. Semenjak itu, banyak orang menjajal membuat Dalgona Coffe sendiri dirumah.

Tak sedikit yang mengaku gagal, kala ingin membuat minuman fenomenal ini. Meski demikian, tak sedikit juga yang bangga karena berhasil membuat Dalgona Coffee sendiri. Bahkan kini juga, banyak video tentang turotial atau cara membuat Dalgona Coffee yang nikmat.


Untuk Sahabat Bikers yang ingin menikmati Dalgona Coffee tanpa repot-repot membuat sendiri, bisa langsung mengunjungi kedai Jus Syafaat milik Bro Andrie Jhony yang terletak di Amarta Residence Kav. 11, Kedaung, Pamulang.

Tak hanya menyediakan Dalgona Coffee, kedai Syafaat yang kini  pidah sementara di kediaman Bro Andrie ini juga menyediakan beraneka macam minuman jus segar.

Nah tunggu apa lagi, yuk nikmati Dalgona Coffee ataupun Jus Buah segar lainnya di Kedai Jus Syafaat. Pemesanan bisa menghubungi Bro andrie Jhony di nomor 0878 8468 2917
Share:




banner



Popular Posts

Follow by Email

Labels