FORBITAS Cepat Tanggap, salurkan donasi kemanusiaan ke rekening BCA : 0670024024 a/n Tri Nurhati (Bendahara FORBITAS)

Friday, January 10, 2020

Kisah Pilu Penyintas Banjir Bandang Lebak


Tim FORBITAS Cepat Tanggap kembali menyambangi wilayah yang terdampak banjir bandang yang melanda kawasan Lebak, Banten. Para bikers Tangerang Selatan ini menyaksikan sendiri kisah pilu yang dirasakan oleh para korban banjir.

Enam bikers ini berangkat dari Sekertariat FORBITAS atau yang disebut dengan FORBITAS – Bikers Education and Information Center. Tim berangkat tepat pukul 01.00 dini hari Minggu (5/12). Tepat pukul 04.00 tim tiba di Posko Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT).


Usai beristirahat sejenak, tim mendapatkan informasi bahwasanya terdapat puluhan desa yang terisolir dan sangat membutuhkan bantuan logistik. Diinformasikan pula ada 63 ibu hamil dan 126 anak dalam kondisi sakit di desa-desa terisolir tersebut.

Untuk menuju ke desa yang terisolir tersebut dibutuhkan waktu 6 jam berjalan kaki atau menggunakan sepeda motor dual purpose. Medan yang berat serta banyak kondisi perbukitan yang rawan longsor menjadi tantangan tersendiri bagi para relawan yang ingin menembus ke desa terisolir tersebut.

Setelah mendapatkan informasi tim segera bergegas menuju pos akhir yang mengarah ke desa-desa yang terisolir. Tim FORBITAS Cepat Tanggap membantu penyaluran bantuan sampai di Posko.


Usai membantu penyaluran bantuan, Bikers Tangsel Cepat Tanggap ini menyempatkan singgah di Pondok Pesantren La Tansa. Sangat beruntung, tim ditemui langsung oleh KH. Adrian Mafatihullah Karim, MA selaku Pimpinan Pondok Pesantren.

KH. Adrian Mafatihullah Karim, MA menyampaikan pesannya bahwasanya musibah merupakan ketentuan dari Tuhan Yang Maha Kuasa sehingga kita semua tidak mampu menghalangnya. Untuk itu, para korban banjir diharapkan tetap sabar dan ikhlas. Tetap semangay dalam menjalani kehidupan setelah musibah datang.


Tak hanya pimpinan Ponpes La Tansa, Ustadz Aan Kurnia atau akrab disapa Apoy yang merupakan Santri sekaligus personil dari Wali Band menyambut dengan hangat kunjungan Tim FORBITAS Cepat Tanggap.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atau kunjungan dan kepedulian dari Bikers Tangsel. Kunjungan ini merupakan bentuk semangat bagi kami dalam menjalani hidup pasca musibah banjir ini. Tetap semangat dalam berbuat kebaikan di jalan Allah.” Ungkap Apoy.

Sepanjang perjalanan ke Lebak, Banten tim menyaksikan banyak kisah pilu dari para korban banjir. Ribuan warga kehilangan rumah dan terpaksa hidup di kamp pengungsian. Ribuan anak usia sekolah kehilangan seolahnya.

“Perjalanan ini jadi sebuah lecutan bagi kami untuk terus berupaya dalam membantu dengan sesama. Disini kami menyaksikan betapa menderitanya para korban banjir bandang. Sesekali kami pun membayangkan jika ini terjadi pada diri kami sendiri. Tak hanya banjir bandang, warga juga dihadapi dengan tanah longsor yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Daerah yang jauh dipedalaman dan akses jalan yang terputus pun menghambat penyaluran bantuan yang disiapkan oleh relawan. Semoga para korban tetap kuat menjalani apa yang sudah Tuhan gariskan.” Pungkas Bro Dede Mansyur, Sekjen FORBITAS.

Source : zonabikers.com
Share:

0 comments:

Post a Comment





banner



Popular Posts

Follow by Email

Labels